Cara Membuat Paruh Ayam Aduan Menjadi Kuat

Cara Membuat Paruh Ayam Aduan Menjadi Kuat

Cara Merawat Paruh Ayam Aduan Menjadi Kuat Sabung ayam merupakan permainan adu ayam atau bisa juga disebut dengan laga ayam yang dahulunya hanya dapa

Identitas Ayam Pakhoy Situs S128 Online
Cara Mudah Taruhan Judi Laga Arena S128
Ayam S128 Dengan Sisik Kaki Batu Rantai
Cara Hitung Jumlah Penghasilan Dari Judi Ayam S128
Ciri-Ciri Fisik Ayam Bangkok Terkuat Yang Pernah Ada

Cara Merawat Paruh Ayam Aduan Menjadi Kuat

Sabung ayam merupakan permainan adu ayam atau bisa juga disebut dengan laga ayam yang dahulunya hanya dapat kita lihat dalam gelanggang (arena) adu ayam tersebut saja, namun dengan perkembangan teknologi saat ini permainan sabung ayam sudah dapat dimainkan secara online live streaming yang tentunya dapat anda mainkan dari smartphone atau komputer milik anda.

Paruh pada ayam aduan ibarat tangan pada manusia, karena selain untuk makan, paruh pada ayam berfungsi untuk memegang. Pada ayam laga merupakan alat untuk mendukung dalam melakukan pukulan. Seekor ayam aduan yang memiliki gigitan yang kuat akan dapat menghasilkan pukulan yang yang sangat akurat dalam sabung ayam.

Berdasarkan kenyataan yang sering terlihat dalam arena pertarungan judi ayam online ini banyak dijumpai ayam yang dalam mematuk atau menggigit terkesan lemah. Kekuatan seekor ayam dalam mematuk atau menggigit memang tergantung pada faktor keturunan dan tergantung pada dari faktor posisi dan keadaan paruh tersebut. Namun apabila gigitan ayam aduan kurang kuat, ada cara perawatan dengan menyetel paruh.

Sebelum melakukan perawatan, alat-alat yang perlu disediakan adalah kertas amplas yang halus dan alat pemotong kuku yang berukuran besar. Cara perawatan paruh ayam aduan dapat dilakukan dengan cara memegang kepala ayam laga dengan bagian tubuh ayam dijepit dengan ke-2 paha anda, setelah itu bisa dilakukan pengamplasan paruh bagian dalam dengan cara membuka mulut ayam tersebut dengan jari telunjuk.

Bagian paruh yang diamplas adalah bagian sisi kiri dan kanan yang berwarna putih bening pada pinggiran paruh ayam, setelah diamplas bagian tersebut dilanjutkan dengan pemotongan paruh sehingga bagian atas paruh lebih panjang sedikit saja dari paruh bawahnya. Sedangkan untuk paruh ayam yang lurus bentuknya, maka pemotongan paruh ayam bagian atas dipotong sedikit lebih dari paruh ayam yang melengkung sehingga terlihat rata namun sebenarnya lebih panjang sedikit dari paruh bagian bawah.

Setelah selesai paruh disetel, maka ke-2 bagian paruh baik atas maupun bawah harus terlihat rapat, rapi dengan ujung paruh tidak runcing bentuknya. Dengan setelan demikian maka gigitan ayam akan terasa kuat, sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk melakukan pukulannya. Karena setelah disetel, gigitan ayam akan bertambah kuat dalam hal mematuk lawan